Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyelenggarakan workshop dan sosialisasi dengan tema Sinergitas Instansi dalam rangka Pengamanan Penyediaan dan Pendistribusian BBM untuk Menunjang Pembangunan Nasional di Bontang

0
13

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyelenggarakan workshop dan sosialisasi dengan tema Sinergitas Instansi dalam rangka Pengamanan Penyediaan dan Pendistribusian BBM untuk Menunjang Pembangunan Nasional, Hotel Novotel Bangka Kamis, (29/11/2018)

Workshop ini dalam rangka tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara BPH Migas dengan Kepolisian Republik Indonesia Nomor : 02/MOU/KABPH/2018 dan Nomor : B/58/IX/2018 tanggal 17 September 2018 tentang Pengamanan dan Penegakan Hukum dalam Rangka Pengawasan, Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan Pengangkutan Gas Bumi melalui Pipa.

Acara dihadiri oleh Anggota Komisi VII DPR RI Eko Wijaya Parsito, Anggota Polsek, Polres dan Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Hiswana Migas

Acara dibuka oleh Komite BPH Migas Bpk M. Ibnu Fajar dengan Narasumber:

1. M. Ibnu Fajar (Komite BPH Migas)
2. Kombes Polisi Joseph Wisnu Sandjaya (Wakil Direktur Ekonomi Baintelkam Polri)
3. Yose Rizal (Inspektur IV Itjen KESDM)
4. Kompol Wahyudi Rahman (Kasubdit 1 Industri Perdagangan POLDA Kep. Bangka Belitung)
5. AKBP Haryanto Kartiko Putro (Direktur Tindak Pidana tertentu Bareskrim POLRI)
6. Syarif Hidayat (Kasie Pengawasan Kemetrologian Direktorat Metrologi)
7. Primarini (General Manager Marketing Operation Region II PT. Pertamina Persero)

Acara dimoderatori oleh Bpk. Idham Baridwan

Ditemui saat acara, Komite BPH Migas, M Ibnu Fajar menyampaikan, ” Ruang lingkup dari Kesepakatan Bersama ini mendorong kita agar saling memberi informasi, saling bantu dalam pengawasan maupun pembinaan kesadaran hukum kepada masyarakat, serta dalam melakukan penegakan hukum dan meningkatkan kapasitas SDM”.

Selanjutnya dalam rangka implementasi MoU akan ditindak lanjuti dengan melakukan pengawasan bersama dalam penyediaan dan pendistribusian BBM di lapangan secara berkelanjutan.

TIDAK ADA KOMENTAR