BPH Migas Lakukan Pengawasan Jelang Tahun Baru Di Sumenep, Jawa Timur

0
54

Sumenep – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT. Pertamina (persero), Kementerian Dalam Negeri dan DPR RI melakukan pengawasan paska Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 terkait penyediaan serta pendistribusian kondisi penyalur di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di seluruh Indonesia salah satunya di Ra’as, Kab. Sumenep, Jawa Timur. (27/12/2017)

Diketahui sebelumnya saat Konferensi Pers, dalam menjalankan tugasnya, BPH Migas secara makro sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Di antaranya Direktorat Jenderal Migas, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, PT Pertamina (Persero), AKR Corporindo, PT Perusahaan Gas Negara (Persero)tbk/PGN , Pertagas Niaga, dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN.

Rencananya, Tim Monitoring BPH Migas dan perwakilan Kementerian Dalam Negri dalam pengawasan kondisi penyediaan dan pendistribusian akan dilaksanakan di Ra’as, Kabupaten Sumenep. Namun, terkendala cuaca buruk diwilayah tersebut membuat Tim Monitoring BPH Migas memutuskan hanya melakukan monitoring ke SPBU Pertamina, dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Kecamatan Sumenep. Walaupun demikian, keseriusan pemerintah dalam menjamin ketersediaan dan pendistribusian BBM (Bahan Bakar Minyak) paska Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 terlihat dari langkah antisipasi terkait pengaturan pengiriman dan stock di seluruh wilayah Sumenep.

Caswoto selaku koordinator tim Monitoring BPH Migas melakukan pantauan di beberapa SPBU di wilayah Sumenep, Jawa Timur. Saat ditemui di lapangan menjelaskan berbagai hal yang sedang dilakukan BPH Migas agar tidak terjadi kekurangan dalam ketersediaan stock BBM.

“Tindakan antisipatif yg dilakukan oleh BPH Migas dan para pihak yg terkait di dalamnya untuk memonitoring beberapa SPBU, bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan kekurangan BBM paska Natal dan menjelang tahun baru”. Ujar Caswoto.

Menurut laporan dari PT Pertamina diketahui bahwa sejauh ini penyedian dan penyaluran BBM diseluruh SPBU yang ada di Sumenep berjalan dengan normal, aman dan terkendali.

Respon Pemerintah Daerah dan setiap SPBU yang telah didatangi tim Monitoring BPH Migas dan rombongan merasa sangat senang dan berterima kasih, dengan harapan kunjungan seperti ini lebih ditingkatkan dimasa akan datang. 

 

Sumber : Indostreetnews

TIDAK ADA KOMENTAR