BPH Migas Monitoring Lapangan Di Putussibau Kalbar

0
42

Kementerian ESDM membentuk tim posko Nasional ESDM untuk Hari Raya Natal 2017 dan Tahun baru 2018 yang di ketuai oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas bumi (BPH migas).

kepala BPH migas M. Fanshurullah Asa menjelaskan bahwa pengawasan ini di fokuskan kurang lebih 25 kota-kota besar dan 19 pada wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal). Dalam hal ini petugas posko ESDM meliputi unit kesdm dan badan usaha terlibat PT. Pertamina, PT. PGN, PT.PLN, PT. Pertagas Niaga dan PT. AKR Corporindo.

Pelaksanaan posko yang bertempat di gedung BPH Migas ini dibagi menjadi dua shift yaitu shift 1 : 09.00-14.00 WIB dan shift II : 14.00-19.00 WIB selama 22 hari (18 Desember 2017 sampai 8 Januari 2018)

Menjelang natal dan tahun baru permintaan bbm dan gas serta listrik akan mengalami pelonjalan. Hal ini di sampaikan oleh kepala BPh Migas M Fasnhurullah Asa dalam konferensi Pers persiapan Posko ESDM di kantor BPH Migas.

“Untuk mengahadapi hal ini kami menerima laporan dari pertamina bahwa akan melakukan oprasi pasar dengan tujuan untuk menstabilkan harga jual LPG 3 kg yang melonjak. Selanjutnya pasokan gas lpg 3 kg aman yaitu 16 hari di atas stok minimal 11 hari. Berdasarkan data penyaluran harian LPG 3 kg bersubsidi, hingga 17 desember 2017. Realisasi penyaluran LPG 3 kg bersubsidi telah mencapai 5.750 juta MT, atau 93% dari kuota yang di tetapkan pada APBN-P 2017 sebesar 6.199 juta MT. Sampai dengan akhir desember 2017, penyaluran LPG 3 kg bersubsidi diperkirakan akan melebihi kuota sekitar 1,6 % di atas kuota APBN-P 2017 tersebut”. Tutur kepala BPH migas.

Adapun pembatasan operasional angkutan barang pada H-3 dan H+3 libur Natal dan juga penurunan kegiatan transportasi komoditi industri akan berdampak pada penurunan bio solar.

“Diputussibau sebagai ibu kota kabupaten Kapuas Hulu hanya 3 SPBU”. Ungkap Edi warga masyarakat Putusibau saat isi bensin di SPBU ditengah kota. Edi juga menjelaskan memang sering terjadi kelangkaan BBM jenis premium dan itu sangat menyusahkan masyarakat.

Harapannya agar pemerintah lebih aktif lagi dalam mendistribusikan BBM dalam hal ini premium ke warga yang jauh dari ibu kota.

Sumber : indostreetnews

TIDAK ADA KOMENTAR