BPH Migas Pastikan Ketersediaan BBM Pasca Hari Natal 2017 Dan Menjelang Tahun Baru 2018 Di Labuhan Badas Sumbawa Nusa Tenggara Barat

55

Sumbawa, Tim Monitoring dari BPH Migas dan rombongan terkait penyediaan dan pendistribusian BBM di wilayah 3 T pada pasca hari Natal 2017 dan menjelang Tahun Baru 2018 melakukan kunjungan ke Sumbawa(27/12). Anggota Komisi VII DPR RI Bapak Dr. Zulkieflimansyah turun langsung yang di dampingi oleh Tim dari BPH Migas, Pertamina dan Kemendagri. Pukul sekitar 13.30 WITA rombongan tiba di bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa yang di sambut oleh pihak Pertamina dan tim BPH Migas yang terlebih dahulu tiba di Sumbawa dan selanjutnya melakukan santap siang di Rumah Makan Putera Yogya Sumbawa. Setelah itu rombongan mengunjungi dan memonitoring Solar Pack Dealer Nelayan (SPDN) di Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. “Monitoring ini dilakukan untuk memastikan BBM bersubsidi jenis solar sudah mencukupi, khususnya untuk melayani kebutuhan para nelayan pasca Natal dan tahun baru 2018″. Terkait BBM satu harga, untuk solar bersubsidi di SPDN dan SPBU dikenakan Rp5.150 per liter. ini artinya, tarif yang berlaku tersebut sama dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Seperti penuturan Pak Hamid operator dari SPDN ini bahwa keberadaan SPDN di Labuhan Badas ini sangat bermamfaat bagi Nelayan di Sumbawa dan sekitarnya, sehingga para Nelayan tidak perlu lagi menginap di SPBU untuk antrian pada saat membeli solar seperti yang terjadi sebelumnya. Selanjutnya rombongan tim BPH Migas, Pertamina dan Kemendagri meninjau pendistribusian BBM lewat penyalur resmi dan pengecer BBM yang ada di kota Sumbawa Besar. Adapun agenda monitoring hari Kamis dan hari Jumat adalah mengunjungi Terminal BBM kota Sumbawa Besar dan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam hal ini dengan Bupati Sumbawa, M. Husni Djibril.