Kepala BPH Migas Turun Langsung Ke Lapangan Sebagai Aksi Tanggap Respon Atas Kelangkaan BBM di Tol Trans Sumatera

0
993

Sebagai aksi cepat tanggap (quick response) atas terjadinya kelangkaan BBM jenis Premium dan Pertamax di Tol Trans Sumatera, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa bersama Tim Siaga Mudik PT. Pertamina (Persero) melakukan peninjaun SPBU di tol trans Sumatera Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung – Palembang, Sabtu (01/06/19)

Sebelumnya, Jumat (31/05/19) Kepala BPH Migas telah meminta PT. Pertamina (Persero) untuk menambah pasokan ketersediaan BBM Gasoline baik itu jenis Premium, Pertalite dan Pertamax di jalur tol operasional dan fungsional di Trans Sumatera terutama di Km 234 arah Palembang, menyiapkan Mobil Dispenser dan Kantong BBM di 15 titik Rest Area lokasi penjualan BBM yang ada (bukan hanya kios Pertamax) di Tol Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung – Palembang serta menambah armada Motoris di jalur tol Sumatera dan non tol , terutama daerah Mesuji dan Tulang Bawang.

Sebagai tindak lanjut tersebut PT. Pertamina (Persero) telah menempatkan SPBU Kantong/Stanby mobil Kantong pertamax 16 KL di rest area km 163, km 208, km 234, dan km 285 dan menyediakan premium kemasan 5 liter di km 87 dan km 234 untuk masyarakat yang memerlukan BBM jenis premium. 

Berdasarkan Pantauan di Rest Area Km 33, km 87. Km 163, Km 208, Km 208, Km 234, Km 285, dan Km 347 Kayu Agung, Sabtu(1/6/19) diperoleh hal-hal sebagai berikut:

1. Terdapat keterlambatan pengiriman BBM di Rest Area Km 33 hampir 4 Jam

2. Di dalam Rest Area km 208 terdapat pengecer BBM premium dgn harga Rp11.000,- hal ini dikarenakan keterlambatan suplay BBM

3. Terjadi antrean BBM sekitar 200 m dengan waktu tunggu sekitr 1 jam.

4. Untuk meningkatkan pelayanan kepada pemudik dan mengurangi waktu antrian, Kepala BPH Migas meminta untuk ditambah dispenser/nozlle di SPBU yang terjadi antrian swperti di Rest Area Km 208 dan meminta aparat kepolisian untuk menghibau pemudik mengisi BBM direst area berikutnya atau di Km 215 dan 234 . Kepala BPH Migas juga menghimbau masyarakat yang mudik dapat mengisi BBM sebelum memasuki tol operasional dan fungsional mengingat beberapa penggunaan masih dalam tahap uji coba.

Apabila masyarakat mengalami kendala dalam memperoleh BBM, Kepala BPH Migas menghibau agar disampaiakn ke Posko Nasional sektor ESDM yang bermarkas di Gedung BPH Migas, Jl. Kapten P. Tendean No. 28 Jakarta Selatan dengan Nomor Kontak Pengaduan Masyarakat:
1. Call Center ESDM (136)
2. Posko BPH Migas (021-5276709).
3. Call Center PT. Pertamina (Persero) di (135).
4. Call Center PT. AKR Corporindo, Tbk di (021-531110).
5. Call Center PT. PLN ((kode area) 123). 
6. Call Center PT. PGN di (1-500-645).
7. Kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (022-7272606).