BPH Migas Meninjau Pembangunan Pipa Gas Arun-Belawan

    312

    arunJAKARTA. Untuk mengatasi krisis energi di Aceh dan Sumatera Utara, proses pembangunan pipa gas bumi Arun-Belawan terus dipercepat. Proyek yang dimulai sejak April 2013, diharapkan akan selesai lebih cepat pada November 2014.

    Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Ibrahim Hasyim, yang didampingi Direktur Gas Bumi BPH Migas, Umi Asngadah dan Kasie Pengawasan Usaha Gas Bumi Bambang Supriyanto, beberapa waktu lalu berharap, pipa gas bumi Arun-Belawan sudah siap beroperasi di 2014.

    “Saya optimis pengerjaan pipa gas bumi Arun-Belawan tersebut bisa tuntas pada Oktober 2014 sesuai target yang ditetapkan Pemerintah. Oleh karena kami berharap dukungan dari pemerintah daerah setempat dan masyarakat,” kata Ibrahim.

    Ibrahim mengatakan, pemasangan pipa itu selain dapat mengembangkan kawasan industri perkebunan, industri pelabuhan, industri-industri lainnya, juga dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi-potensi kawasan yang di lalui pipa gas ini.

    “Dibanding dengan bahan bakar lainya, gas bumi lebih murah sehingga dapat di koneksikan dengan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

    Sebagaimana diketahui, proyek yang dimulai pada April 2013 tersebut akan selesai dalam dua tahun, yakni pada April 2015. Namun, karena untuk mengatasi krisis energi di Aceh dan Sumatera Utara, pembangunan pipa gas dipercepat agar tuntas pada Oktober dan mulai beroperasi komersial pada November 2014.