BPH Migas: Sebanyak 53 Ruas Transmisi Pengangkutan Gas Bumi Telah Ditetapkan Tarifnya

491

baruJakarta Selain melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) juga memiliki tiga tugas pokok terkait gas bumi melalui pipa. Salah satunya adalah penetapan tariff pengangkutan gas bumi melalui pipa. Lantas berapa jumlah ruas transmisi yang sudah ditetapkan tariff pengangkutannya?

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Andy Noorsaman Sommeng mengatakan lembaga yang dipimpinya telah menetapkan sebanyak 53 ruas transmisi kepada delapan Badan Usaha.

“Sepanjang 2011 sampai dengan 2015 BPH Migas telah menetapkan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa kepada delapan Badan Usaha untuk 53 ruas transmisi,” kata Kepala BPH Migas belum lama ini di Jakarta.

Adapun rinciannya adalah:

  1. PT Pertamina Gas – 44 ruas transmisi
  2. PT PGN (Persero) Tbk – 3 ruas transmisi
  3. PT Transportasi Gas Indonesia – 1 ruas transmisi
  4. PT PDPDE Gas – 1 ruas transmisi
  5. PT Kalimantan Jawa Gas – 1 ruas transmisi
  6. PT Rabana Gasindo Usama – 1 ruas transmisi
  7. PT Gasindo Pratama Sejati – 1 ruas transmisi
  8. PT Energasindo Heksa Karya – 1 ruas transmisi

Pada Semester I Tahun 2016, lanjut Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng, BPH Migas belum menetapkan tarif pengangkutan Gas Bumi melalui pipa karena masih dalam tahap pembahasan untuk penetapan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa (tarif tetap) pipa ruas Arun – Belawan milik PT Pertamina Gas.

Ditambahkan Kepala BPH Migas, pada semester yang sama Tahun 2016, telah di tetapkan Peraturan BPH Migas tentang Penetapan Tariff Pengangkutan Gas Bumi Melalui Pipa sebagai penyempurnaan Peraturan BPH Migas No. 8/2013 untuk menyesuaikan dengan dengan ketentuan Peraturan Bank Indonesia No. 17 Tahun 2015 tentang kewajiban penggunaan rupiah di wilayah NKRI.