BPH Migas Siap Mengawal Percepatan Pembangunan Proyek Gas Bumi Tanjung Api Api – Muntok

0
220

Jakarta – BPH Migas yang langsung dipimpin oleh Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa bersama Komite BPH Migas melaksanakan rapat Koordinasi bersama Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dan Perwakilan PD.PDE, Syamsurizal bertempat di Gedung BPH Migas pada tanggal 6 Maret 2018.

Pada Kesempatan kali ini, PD.PDE memaparkan bahwa penggunanan BBG dengan menggunakan pipa jauh lebih efisien dibandingkan dengan Bahan Bakar HSD, penggunaan Bahan Bakar LNG dan penyaluran listrik menggunakan kabel bawah laut.

Ditemui dalam acara yang sama, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin hadir pada kegaiatan rapat koordinasi bersama BPH Migas sebagai wujud komitmen Pemerintah Sumatera Selatan dalam memastikan usulan Badan Usaha Daerah Sumatera Selatan, yaitu PT.PDPDE dalam membangun Pipa Gas Bumi Tanjung Api-Api – Muntok. Alex Noerdin mengapresiasi dukungan penuh dari BPH Migas akan percepatan proyek pembangunan pipa Gas Bumi Tanjung Api-Api Muntok dikarenakan selain akan menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat juga akan mempercepat pembangunan penyelesaian special economic zone Tanjung Api-Api dan Deep Sea Port dan juga untuk Provinsi Bangka Belitung.

BPH Migas mendukung penuh usulan PD.PDE dan siap dalam mengawal perpecatan proyek pembangunan Gas Bumi Tanjung Api-Api – Muntok dengan beberapa catatan antara lain :

  1. Agar PDPDE memastikan demand side ruas Palembang – Tanjung Api Api – Muntok terpenuhi, sehingga tingkat pengembalian investasi terjamin.
  2. Pertagas sebagai calon shipper telah menyampaikan MoU dengan konsumen;
  3. Keyakinan agar pembangunan pipa Palembang – Tanjung Api Api – Muntok dapat terealisasi;
  4. Perlu adanya koordinasi dengan stakeholder agar tidak terjadi tumpang tindih penggunaan jenis bahan bakar antara gas melalui pipa, HSD dan LNG.
  5. Meminta kepada PDPDE untuk menyampaikan FEED ruas Palembang – Tanjung Api Api – Muntok pada bulan April 2018 agar lelang bisa dilaksanakan dan pipa segera dibangun.

TIDAK ADA KOMENTAR