Jelang Lebaran, BPH Migas Bentuk Posko Pemantauan BBM

510

_DSC9260.jpgffJakarta Jelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) membentuk Posko pemantauan ketersediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Posko pemantauan cadangan BBM ini rutin dilakukan setiap menjelang dan setelah Idul Fitri dengan tujuan memantau ketersediaan dan ketercukupan BBM pada wilayah-wilayah yang rawan kelangkaan BBM.

“Monitoring Pemantauan Penyediaan dan Pendistribusian BBM untuk Pra Idul Fitri dilaksanakan pada tanggal 28 – 2 Juli 2016 dan pasca Idul Fitri tanggal 11 – 13 Juli 2016 di wilayah DKI, sepanjang Pantura, dan wilayah-wilayah lain seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi,” kata Direktur BBM BPH Migas Hendry Ahmad, Rabu (22/06/2016) di Jakarta.

Menurut Hendry, monitoring penyediaan dan pendistribusian BBM dilaksanakan dalam rangka memastikan kondisi stok BBM di Terminal BBM dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bahwa pasokanya terjamin dari sebelum dan sesudah lebaran Idul Fitri 1437 H.

“BPH Migas juga terlibat Posko Bersama Kementerian ESDM, yang merupakan Posko Gabungan dari beberapa sektor energi yang diselenggarakan oleh Kementerian dan posko bersama ASDP di dermaga penyebrangan seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang- Gilimanuk,” katanya.

BPH Migas juga telah berkoordinasi dengan PT. Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo untuk pro aktif mengamankan pasokan dan suplai BBM sebelum dan sesudah Hari raya Idul Fitri 1436 H.

“Upaya PT. AKR Corporindo, Tbk dalam mengamankan Pasokan BBM sebelum dan sesudah lebaran antara lain, membentuk Posko Satgas BBM di Kantor Pusat dan seluruh Kantor Cabang PT AKR Corporindo. Semua armada truk AKR siap melayani pengiriman BBM ke semua Outlet PSO yang akan dilakukan secara rutin dan normal,” jelas Hendry.

posko