Kepala BPH Migas: Kita Punya Minyak Tapi Bukan Lagi Negara Kaya Minyak

1248

mediaiJakarta — Indonesia memang pernah menjadi salah satu negara pengeskspor minyak. Karena waktu itu antara supply lebih banyak dibandingkan demand. Melimpahnya supply minyak saat itu, Indonesia pun masuk keanggotaanOrganization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC). Saat ini kondisi berbanding terbalik. Indonesia telah menjadi negara net importir.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng mengatakan sebagai sumber daya alam yang tidak terbarukan (non renewable resources), Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih baik beli dari pada mengambil dari dalam negeri sendiri. Karena kalau terus menerus dieksplorsi bagaimana dengan anak cucu nanti?.

“Kita harus berubah. Kita bukan negara kaya minyak lagi. Benar kita punya minyak tapi bukan lagi negara kaya minyak. Itu cukup kita simpan saja kita jadikan modal supaya orang investasi dan sebagai jaminan sumber daya alam kita itu masih ada. Kalau digali habis-habisan nanti tinggal pariwisata,” kata Andy Noorsaman Sommeng belum lama ini di Jakarta.

Ditambahkan Andy, negara seperti Amerika dan Cina saja beli meski sesungguhnya mereka juga memiliki minyak. Sementara Indonesia setiap tahun digali terus menerus sebagai penerimaan negara. Itu merupakan konsep kebijakan energi yang salah.