Komite BPH Migas Cek Rencana Pembangunan Pipa Gas Duri-Dumai

1616

Duri-DumaiJakarta — Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan kerja ke Riau, Kamis (18/02/2016). Kunjungan kerja dilakukan untuk melihat secara langsung dilapangan terkait persiapan rencana pembangunan pipa gas bumi Duri-Dumai.

Diungkapkan Komite BPH Migas Fanshurullah Asa, ada tiga Badan Usaha yang mengajukan ke BPH Migas untuk pembangunan pipa gas bumi Duri – Dumai. Tiga Badan Usaha tersebut adalah PT. Pertamina (Persero), PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Transportasi Gas Indonesia (TGI).

“Untuk saat ini pengecekan lapangan baru dilakukan untuk PT. Pertamina (Persero) yang direncakan untuk peningkatan efisiensi kilang unit 2 Dumai yang selama ini masih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai energi penggerak kilang untuk diganti menggunakan gas,” ujar Fanshurullah Asa.

Nantinya, lanjut Ifan sapaan akrab Fanshurullah Asa, bila pembangunan pipa gas bumi Duri-Dumai selesai akan menghasilkan penghematan BBM sekitar 1.8 juta kiloliter per tahun serta membuat energi yang bersih dan mampu menghemat biaya maintenance di tanki.

Dipaparkan Ifan, kapasitas produksi kilang Dumai saat ini hanya sekitar 120 ribu barel per hari (bph). Untuk lima tahun kedepan Pertamina merencanakan bisa menaikan kapasitas produksi mencapai 300 ribu barel per hari.

Untuk itu Komite BPH Migas bersama dengan Direktur Gas Bumi BPH Migas yang sebelumnya telah melakukan Senior Official Meeting (SOM) dengan Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM terkait proyek tersebut melakukan kunjungan kelapangan melihat langsung di lokasi Refinery Unit (RU) 2, rencana right of way (ROW) pipa gas dan posisi penyambungan pipa (Tie in) di stasiun TGI di Duri.

“Selanjutnya BPH Migas akan segera menindaklanjutinya dalam rapat dan Sidang Komite untuk mengambil keputusan sesuai peraturan yang berlaku,” tutup Ifan.