Per 1 April 2016, Solar Subsidi dan Premium Khusus Penugasan Turun Rp500 Per Liter

    2720

    pertaminaJakarta —  Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kembali turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi dan khusus penugasan. Pemberlakuan harga tersebut terhitung mulai 1 April 2016 pukul 00.00 WIB.

    Harga minyak Solar Subsidi yang sebelumnya Rp 5.650 turun menjadi Rp5.150 per liter. Sementara Bensin Premium khusus penugasan luar Jawa-Bali turun  menjadi Rp6.450 per liter dari sebelumnya Rp6.950 per liter.

    Untuk harga BBM jenis Bensin Premium RON 88 untuk wilayah distribusi Jawa-Madura-Bali, ditetapkan oleh PT Pertamina (Persero) dengan mengacu kepada arah kebijakan Pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

    Dari rilis resmi Kementerian ESDM, Rabu (30/03/2016), penurunan harga BBM ini diharapkan dapat diikuti dengan turunnya biaya transportasi, logistik dan harga barang kebutuhan pokok, sehingga daya beli masyarakat dapat meningkat.

    Untuk menjaga akuntabilitas publik, maka akan dilakukan audit oleh auditor Pemerintah dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

    Audit itu mencakup realisasi volume pendistribusian jenis BBM tertentu, penugasan khusus, besaran harga dasar, biaya penugasan pada periode yang telah ditetapkan, besaran subsidi, hingga pemanfaatan defisit atau surplus dari harga jual eceran yang ditentukan dalam satu tahun anggaran.

    Sebagaimana diketahui, sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2015, Menteri menetapkan harga BBM setiap 3 (tiga) bulan sekali. Ini dilakukan demi menjaga kestabilan sosial ekonomi, pengelolaan harga dan logistik serta menjamin penyediaan BBM Nasional.