Perbaiki Tata Kelola Energi, ESDM Gandeng KPK

1210

9JWf+wxMBalikpapan — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) gandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tata kelola energi kedepan yang lebih baik.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM M. Teguh Pamudji mengatakan, koordinasi supervisi (korsup) energi telah dimulai sejak awal pertemuan tanggal 15 Februari 2016 di Gedung KPK. Ini membuktikan betapa seriusnya KPK untuk melakukan perbaikan tata kelola energi.

Menurutnya, kegiatan korsup ini harus mendapat kesan yang kuat bahwa memang terdapat berbagai persoalan baik aspek regulasi maupun aspek teknis operasional sehingga perlu terus dilakukan monitoring dan evaluasi di daerah-daerah.

“Kita sudah mengawali di Pekanbaru dan hari ini di Balikpapan dan seterusnya kami akan melaksanakan hal yang sama di beberapa daerah,” ujar Teguh, Rabu (6/04/2016) di Balikpapan.

Ditambahkan Teguh, korsup energi pada tahun 2016 ini sejalan dengan nawacita program kabinet kerja, salah satunya adalah mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor strategis ekonomi domestik tentu tidak terlepas dari bagaimana tekad dan semangat untuk mewujudkan kedaulatan energi tersebut.

“Kedaulatan energi dapat kita wujudkan jika kita semua mampu memahami dan melaksanakan filosofi, norma dan perintah yang ada di dalam regulasi atau berbagai peraturan perundang-undangan yang selama ini menjadi dasar kegiatan pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral,” katanya.

Lebih jauh, Teguh mengatakan telah mempunyai komitmen untuk membangun kemandirian pemanfaatan energi melalui kebijakan energi bauran, dimana energi bauran baru dan terbarukan yang melimpah akan menjadi sumber utama energi.

“Kementerian ESDM sudah berancang-ancang untuk mengedepankan pemanfaatan energi baru terbarukan. Sehingga dalam kebijakan energi bauran kita atau energi mix kita sampai 2025 capaianya diharapkan sudah mencapai 23%. secara pelan-pelan kita akan meninggalkan pemanfaatan atau penggunaan energi fosil,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua KPK dan jajaran, Dirjen Listrik, Dirjen Minerba, Ses Ditjen EBTKE, Dirjen Migas, BPH Migas, SKK Migas, Inspektur Jenderal Kementerian ESDM dan undangan lainya.