Pertamina Jamin Pasokan BBM Untuk Natal dan Tahun Baru Aman

    237

    pelumpangJAKARTA. PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan BBM selama perayaan Hari Raya Natal 2013 dan Tahun Baru 2014 aman.

    “Berdasarkan proyeksi posisi stok BBM serta tingkat konsumsi masyarakat selama masa perayaan Hari Raya Natal 2013 dan Tahun 2014 kami jamin pasokan BBM untuk masyarakat aman,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya saat mendampingi Menteri ESDM Jero Wacik dalam peninjauan kesiapan infrastruktur BBM dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru 2014 di Terminal BBM Plumpang, Senin (23/12/2013).

    Dijelaskan Hanung, stok rata-rata BBM nasional saat ini berada pada level rata-rata 20 hari dan Pertamina senantiasa menjamin stok selalu dipertahankan pada level tersebut. Rincian stok BBM antara lain, Premium 17 hari, Solar 18 hari, dan Avtur 30 hari.

    Untuk konsumsi Premium selama periode 22 Desember 2013 hingga 8 Januari 2014 diperkirakan 2,4% di atas rata-rata penyaluran normal, atau menjadi 82.613 KL per hari. Konsumsi Solar juga diperkirakan di atas rata-rata penyaluran normal, yaitu sekitar 2,8% atau menjadi 45.230 KL per hari.

    “Adapun, konsumsi Avtur diperkirakan 3,3% di atas penyaluran normal. Artinya, perkiraan konsumsi Avtur pada masa perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru kali ini akan mencapai sekitar 10.700 KL per hari,” katanya.

    Untuk pengamanan stok BBM selama perayaan Natal dan Tahun Baru, lanjut Hanung, Pertamina telah membentuk Posko Satgas BBM di Kantor Pusat dan seluruh kantor region Pertamina yang akan beroperasi aktif terhitung mulai 22 Desember 2013 hingga 8 Januari 2014. 

    “Pertamina juga memastikan terminal BBM dan SPBU beroperasi 24 jam, khususnya di jalur-jalur wisata atau pusat perayaan Natal dan Tahun Baru, menyiapkan mobil tangki isi BBM standby di SPBU di jalur rawan kemacetan, menyiapkan contra flow bekerjasama dengan Kepolisian untuk antisipasi stagnasi mobilitas mobil tangki BBM,” tandasnya.

    Sementara untuk melayani konsumen setia BBM non subsidi, Pertamina akan menyediakan produk BBM non subsidi dalam kemasan, yaitu Pertamax dan Pertamax Plus 5,10, dan 20 liter dan Pertamina-Dex kemasan 10 liter. Produk bahan bakar khusus tersebut akan didistribusikan ke sekitar 341 SPBU yang belum menjual BBM non subsidi dan 13 kios Pertamax.