Public Hearing Penetapan Harga Gas Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil

1283

????????????????????????????????????

Jakarta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) gelar public hearing tentang penetapan harga gas rumah tangga dan pelanggan kecil, Kamis (03/03/2016) di Aula Gedung BPH Migas, Jakarta.

Direktur Gas Bumi BPH Migas Umi Asngadah mengatakan public hearing dilakukan sebagai upaya mendapat masukan dari pihak-pihak terkait, karena untuk bisa menjadi suatu keputusan terlebih dahulu harus dilakukan.

“Menetapkan harga gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil merupakan salah satu tupoksi BPH Migas. Saat ini Pertamina sudah mendapat penugasan dari Pemerintah untuk mengelola jaringan gas untuk 12 wilayah,” kata Umi.

Sementara itu, Komite BPH Migas A. Qoyum Tjandranegara mengungkapkan banyak keuntungan dari penggunaan gas alam. Selain bisa digunakan selama 24 jam, menggunakan gas kota tidak akan pernah terjadi kecelakaan karena ketika terjadi kebocoran, meskipun tekanannya rendah, gasnya langsung naik keatas.

Kelebihan lainya, lanjut A. Qoyum dengan menggunakan gas bumi biaya yang dikeluarkan juga lebih murah dan bersih bila dibandingkan dengan menggunakan LPG.

Di tempat yang sama Komite BPH Migas Ibrahim Hasyim mengungkapkan penggunaan gas bumi memang terus didorong untuk pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat. Namun, pengembangan gas kota tentu akan lambat apabila seluruhnya investasinya dari pemerintah. Oleh karena itu perlu juga didorong Badan Usaha.

“Kalau kita dorong Badan Usaha dengan dapat sedikit untuk mengembalikan investasi meski butuh waktu yang panjang saya kira itu bisa lebih cepat,” pungkasnya.

Hadir dalam public hearing acara tersebut perwakilan dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bulungan, Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Subang, Dinas Pekerjaan Umum Kota Lhokseumawe, Kepala Dinas Pertambangan dan Provinsi Sulawesi Selatan dan lain sebagainya.