Kondisi Penyaluran BBM Pasca Kerusuhan Pilkada Bupati Intan Jaya Papua

3

img_8314

Papua – Bentrok antara dua kelompok simpatisan pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya menjadi titik awal kerusuhan yang setidaknya menewaskan 3 warga dan menyebabkan puluhan orang menderita luka-luka, tidak berhenti sampai disitu kerusuhan ini berlanjut dengan perusakan sejumlah bangunan maupun infrastruktur setempat, seperti rumah Bupati Incumbent Natalsi Tabuni, rumah Kepala Dinas Pertambangan dan beberapa rumah/toko setempat serta termasuk bangunan APMS 86.98705 milik CV. Gunung Selatan.

Stok BBM yang terbakar di APMS 86.98705 diperkirakan sebanyak 3 drum premium dengan masing-masing kapasitas 60 liter dan 1 drum solar dengan kapasitas 200 liter. PT. Pertamina segera melaksanakan koordinasi dengan pihak APMS, Pemda, dan Aparat setempat untuk menghentikan proses penyaluran BBM ke daerah insiden tersebut terjadi dan meminta agar pihak APMS dapat segera melaksanakan kerja sama dengan pihak terkait untuk secepatnya membangun APMS darurat agar pasokan BBM ke daerah distrik Sugapa.

BPH Migas mengirimkan tim Direktorat Bahan Bakar Minyak untuk segera memonitor perkembangan kondisi penyaluran BBM di distrik Sugapa pada hari Minggu Tanggal 26 Februari 2017.

Menurut laporan tim Direktorat Bahan Bakar Minyak per hari Rabu 1 Maret 2017, kondisi yang ada di distrik Sugapa antara lain :

  1. APMS 86.98705 saat ini belum menyalurkan BBM di distrik Sugapa. Pemilik APMS berkoordinasi dengan tim Dirketorat BBM BPH Migas dan Pertamina untuk diarahkan mencari lokasi baru dalam rangka pembangunan APMS darurat untuk proses penyaluran BBM sementara. Lokasi APMS dikabarkan akan ditempatkan di depan lokasi APMS baru dengan alasan bahwa daerah tersebut dirasa tempat paling aman, karena berdekatan dengan rumah Ketua Suku setempat.
  2. Pihak APMS direncanakan berangkat ke Sugapa pada hari Kamis dengan membawa peralatan penunjang untuk membangun APMS darurat dan dijadwalkan dapat membangun APMS darurat pada hari Jumat.
  3. Hasil koordinasi bersama pihak TNI dan Polri, diberitakan bahwa kondisi Sugapa sudah kian membaik, warga sudah mulai melaksanakan aktifitasnya secara normal.

Perkembangan kondisi penyaluran BBM di Sugapa akan terus diperbaharui oleh tim Direktorat BBM BPH Migas.