Berita
Tanggal 10 September 2010
 

SHELL BATAL DAMPINGI PT PERTAMINA (PERSERO) DISTRIBUSIKAN BBM SUBSIDI 2010

04 November 2009; BPH MIGAS

Niat PT Shel Indonesia untuk menjadi distributor BBM PSO 2010, pupus sudah. Batas waktu penyerahan surat kesiapan tanggal 26 Oktober 2009, tak kunjung sampai ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi telah mengkesampingkan PT Shell Indonesia sebagai pendamping PT Pertamina (Persero) mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi pada 2010 mendatang.

Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono menjelaskan surat pernyataan kesiapan PT Shell baru diterimanaya ada Senin, 2 Nopember 2009.

“Kami memberikan tenggat waktu sampai dengan 26 Oktober kepada 3 pendamping PT Pertamina. Namun, hanya PT Petronas Niaga Indonesia dan PT AKR Corporindo Tbk yang menyatakan kesiapan. Shell baru menyatakan, iya, Senin kemarin,” katanya kepada wartawan, Rabu, (04/11/2009) di kantor MESDM,

Kepada PT Petronas Niaga Indonesia dan PT AKR Corporindo Tbk, BPH Migas memberikan tenggat waktu hingga 14 Desember mendatang untuk melengkapi infrastrktur yang diperlukan.

Terkait dengan gagalnya PT Shell menyalurkan BBM Subsidi, maka kuota peruntukannya dikembalikan ke PT Pertamina. Sedangkan untuk PT AKR Corporindo Tbk dan PT Petronas Niaga Indonesia, tetap.

Sebelumnya pada tanggal 19 Oktober 2009, melalui Sidang Komite BPH Migas, telah diputuskan 3 pendamping sementara bakal calon peserta distributor BBM bersubsidi 2010. Meraka adalah PT AKR Corporindo Tbk, PT Shell Indonesia dan PT Petronas Niaga Indonesia.

Rencana semula, PT Shell dan PT Petronas Niaga Indonesia akan mendistribusikan BBM subsidi perdananya di wilayah Medan. Sedangkan untuk PT AKR Corporindo Indonesia akan mendistribusikan BBM Subsidi di Medan, Deli Serdang, Binjai, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Utara, Pontianak dan Banjar Masin.

Dalam perjalanannya, proses seleksi Badan Usaha (BU) pelaksana PSO BBM 2010 diikuti oleh 10 (BU). Sepuluh BU tersebut diantaranya: PT Pertamina (Persero), PT Shell Indonesia, PT AKR Corporindo Tbk, PT Bumi Asri Prima Pratama, PT Petrobas Indonesia, PT Patra Niaga, PT Petro Andalan Nusantara, PT Total Oil Indonesia, PT Petronas Niaga Indonesia, dan PT Medco Sarana Kalibaru. 

Dari 10 BU itu kemudian mengerucut menjadi 5 BU, yakni PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk, PT Petronas Niaga Indonesia, PT PT Bumi Asri Prima Pratama (BAPP), dan PT Shell Indonesia. Hingga pada akhirnya tersisa 4 BU karena dalam perjalanannya PT Bumi Asri Prima Pratama (BAPP) pun dinyatakan gugur.

Dan terakhir sekali hanya tinggal tiga calon Badan Usaha pelaksanaan PSO BBM, yaitu PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk dan PT Petronas.

 
Kuota BBM
Realisasi Penjualan
Harga Nasional
Perkembangan Harga BBM
Pelaksanaan Lelang
Rencana Lelang Gas
Lelang Gas Bumi
Pengumuman Lelang
 
   
 
Gedung BPH MIGAS, Jl. Kapten P. Tendean No : 28 Jakarta Selatan 12710 - Indonesia
Telp : +62-21 5255500, +62-21 5212400 Fax : +62-21 5223210, +62-21 5255656
Email
: humas@bphmigas.go.id
Copyright © 2005 | BPH MIGAS