DIPA KEMENTERIAN ESDM NAIK 16,3%
13 Januari 2010; BPH MIGAS
JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyerahkan Daftar Isian Penerimaan
Anggaran (DIPA) tahun 2010 sebesar Rp.7,79 triliun. Anggaran ini naik sebesar 16,3% dibandingkan
dengan DIPA tahun 2009, yang hanya sebesar 6,7 triliun.
Demikian dipaparkan Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, dalam acara Penyerahan DIPA tahun
2010 dan penandatanganan komitmen jajaran pimpinan atau kuasa pengguna anggaran (KPA) dan
pembekalan pimpinan KPK kepada pengelola APBN di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya
Mineral, Rabu (13/01/2010) di Auditorium Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM.
"Dengan diserahkannya DIPA ini secara resmi, diharapkan dapat mengakselerasi kegiatan program
pembangunan yang telah dsusun secara matang," paparnya.
Ditambahkan Darwin, hal ini merupakan cermin tanggung jawab dan kesungguhan dalam melaksanakan
program kerja dan megelola anggaran tahun 2010 yang merupakan amanat dari rakyat.
Selain itu, Darwin juga menegaskan agar APBN tersebut dikelola secara transparan, profesional,
proporsional, akuntabel dan berorientasi pada hasil serta berpedoman pada peraturan
perundang-undangan.
Darwin juga menjelaskan, total anggaran DIPA Kementerian ESDM tahun 2010 sebesar Rp 7,79 triliun
atau sebesar 16,3 persen dibanding DIPA tahun 2009 yang sebesar Rp 6,7 triliun (belum termasuk DIPA
Program Stimulus fiskal APBN 2009 sebesar Rp 500 miliar).
Sementara realisasi anggaran DIPA Kementerian ESDM tahun 2009 tercatat sebesar Rp 6,7 triliun
termasuk DIPA Program Stimulus fiskal APBN 2009 sebesar Rp 500 miliar atau 92 persen dari
anggaran DIPA.
“ini berarti peran Kementerian ESDM cukup besar dalam melaksanakan pembangunan melalui belanja
Pemerintah dalam rangka mendukung pertumbuhan Produk Domestic Bruto (PDB),” ungkapnya.
Darwin berharap agar para pengelola anggaran tahun 2010 dapat segera mengambil langkah-langkah
antisipasi agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lancar dan penyerapannya bisa optimal sesuai
aturan perundang-undangan.