BPH MIGAS TERIMA KUNJUNGAN KERJA JAJARAN DIREKSI PT PLN (PERSERO)
04 Januari 2010; BPH MIGAS
JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minya dan Gas Bumi (BPH Migas) menerima kunjungan kerja Jajaran
Direksi PT PLN (Persero), Senin (04/01/2009) di Gedung BPH Migas, Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, PT PLN (Persero) berharap adanya dukungan dari BPH Migas agar
mendapatkan tambahan pasokan gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).
Dijelaskan Direktur PT PLN (Persero), Dahlan Iskan, pihaknya akan mengupayakan secara maksimal
untuk mempertahankan agar Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) tidak diubah menjadi Pembangkit
Listrik Tenaga Solar (PLTS). Menurutnya, dengan adanya tambahan gas dari Sumatera Selatan tersebut,
dapat menghemat sebesar 15 triliun per tahun uang negara.
“Kami terus akan berpikir bagaimana cara bisa dapat gas ini karena menyangkut penghematan Negara
15 triliun per tahun,”katanya.
Ditambahkan Dahlan, bahwa misinya adalah bagaimana mempertahankan dengan semaksimal mungkin agar
PLTG itu tidak diubah menjadi PLTS, meskipun saat ini PLN masih kekurangan 1 juta MMBTU (million mile british thermal unit).
Terkait dengan hal tersebut, Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono memberikan support kepada pihak
PLN. Pihaknya mendukung bagaimana gas itu dapat dimanfaatkan secara optimal
“Kami siap untuk membantu PLN, dimana masyarakat dapat diuntungkan. Kami sangat terbuka untuk
bekerjasama,” katanya.
Sementara itu, Direktur Gas Bumi BPH Migas, Indrayana Chaidir menjelaskan bahwa perlunya
dilakukan koordinasi yang intens dengan pihak terkait, yaitu Menteri Energi Sumber Daya Mineral
(MESDM), Meneg BUMN, dan Ditjen Migas.
Ditambahkan Indrayana, hal ini tidak bisa diselesaikan oleh BPH saja. Menyangkut ketersediaan
gas bukan merupakan domainnya BPH tetapi menyangkut juga Ditjen Migas untuk selanjutnya diputuskan
Menteri ESDM.
Dalam kunjungannya, jajaran direksi PT PLN (Persero) tersebut diterima oleh Kepala BPH Migas,
Tubagus Haryono dan Anggota Komite lainnya. Selain itu, hadir juga Sekretaris BPH Migas, Agus Budi
Wahyono, Direktur BBM, Erie Soedarmo, Direktur Gas Bumi, Indrayana Chaidir, serta Kapokja dari
masing-masing Direktorat BPH Migas.