RAKER 2010 BPH MIGAS
11 Maret 2010; BPH MIGAS
BANDUNG. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), telah selesai menyelenggarakan
Rapat Kerja (Raker) tahun 2010. Raker yang diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, Senin sampai Rabu
itu bertujuan untuk mengevaluasi tugas pelaksanaan kegiatan BPH Migas tahun 2009 dan rencana kerja
tahun 2010.
Adapun tema Rapat Kerja yang diusung pada Raker adalah “Peningkatan Kinerja Dalam Rangka
Reformasi Birokrasi di Lingkungan BPH Migas”.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tubagus Haryono, menjelaskan
Reformasi Birokrasi mustahil akan terwujud jika tata Pemerintahan masih memberikan peluang terhadap
praktek-praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).
“Hal terpenting dalam reformasi birokrasi adalah perubahan
mind-set dan
culture-set serta pengembangan budaya kerja,” kata Tubagus dalam sambutan pembukaan Rapat
kerja, Senin (08/03/2010) di Bandung, Jawa barat.
Melalui Raker tersebut, Tubagus berharap, nantinya akan muncul berbagai gagasan baru dalam
pengawasan dan pengaturan sektor Hilir Minyak dan Gas Bumi sebagai muatan kebijakkan.
Kepada seluruh jajaran di lingkungan BPH Migas, Tubagus menghimbau agar terus bekerja keras
dalam melaksanakan tugas. Ini, lanjut Tubagus, dimaksudkan supaya BPH Migas dapat menjadi lembaga
yang profesional.
“Saya harap seluruh jajaran BPH Migas agar terus bekerja keras di dalam melaksanakan tugas agar
BPH Migas menjadi lembaga yang profesional,” harap Tubagus tegas.
Raker tersebut dihadiri oleh Kepala BPH Migas, Anggota komite, Sekretaris BPH Migas, Direktur
BBM, Direktur Gas Bumi, para Pejabat eselon III, para Kapokja, eselon IV, serta staf terkait
di lingkungan BPH Migas.
Dari Pelaksanaan Raker telah dihasilkan beberapa rekomendasi atas beberapa permasalahan yang
muncul dalam sidang pleno, dan akan ditindaklanjuti secepatnya.