Berita
Tanggal 05 September 2010
 

KUNJUNGAN KERJA ANGGOTA KOMITE BPH MIGAS KE SENTRA NELAYAN

01 April 2010; BPH MIGAS

JAKARTA. Dua Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim dan Hanggono T. Nugroho beserta rombongan, Senin-Selasa (22-24/03/2010) melakukan kunjungan kerja ke sentra nelayan di Lekok, Pasuruan dan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat dan menilai kebutuhan BBM serta kehidupan para nelayan yang tidak hanya harus ditingkatkan produktifitasnya, tetapi BBM yang terdistribusi juga harus tepat guna.

Di samping itu, kegiatan ke lapangan ini bertujuan untuk untuk melakukan pengecekan kebutuhan Minyak Tanah untuk penerangan di Kabupaten Banyuwangi, sesuai surat Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi No. 505/38/429.021.200 tanggal 16 Februari 2010, perihal permohonan penyaluran Minyak Tanah Bersubsidi untuk penerangan.

Selain itu, kunjungan juga dimaksudkan untuk meninjau sistem penyediaan BBM untuk nelayan di Jawa Timur bagian Timur serta meninjau sistem distribusi BBM yang seringkali diberitakan mengalami kelangkaan atau gangguan pasok.

Pada sentra nelayan di Lekok Pasuruan didapati bahwa nelayan memang belum mendapatkan pelayanan sebaik pelayanan BBM untuk kendaraan darat melalui SPBU. Di Lekok, Pasuruan dan Situbondo terdapat SPDN namun tidak beroperasi karena berbagai hal. Terkait dengan ini, BPH Migas telah meminta kepada PT Pertamina untuk segera menyelesaikan masalah yang terjadi agar SPDN tersebut dapat segera beropersi kembali untuk melayani nelayan.

Sedangkan pendistribusian di Muncar yang terjadi adalah sebaliknya, SPDN telah beroperasi dengan baik, Namun, alokasi BBM yang diberikan dirasa kurang mencukupi kebutuhan. SPDN di Muncar memiliki sistem pencatatan penjualan cukup baik dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai salah satu bentuk model sistem tertutup.

Di sentra nelayan Lekok Pasuruan, kebutuhan Minyak Tanah sudah dipenuhi dengan Minyak Tanah non-subsidi, sedangkan LPG untuk melaut tidak dibutuhkan. Untuk sentra nelayan di Muncar, penggunaan Minyak Tanah untuk penerangan per kapal relatif kecil dan juga sudah mulai dipenuhi dengan Minyak Tanah Non Subsidi.

Selain melakukan kunjungan ke sentra nelayan, Anggota Komite beserta rombongan juga berkunjung ke Depot Tanjung Wangi, Depot Malang dan PT PLN AJP Banyuwangi. Kunjungan ke Depot dilakukan untuk mengetahui keadaan pendistribusian BBM yang selama ini dilakukan. Sedangkan kunjungan ke PLN AJP dilakukan untuk memperoleh informasi atau keterangan mengenai keadaan kelistrikan di daerah Banyuwangi terutama didaerah sentra nelayan.

 
Kuota BBM
Realisasi Penjualan
Harga Nasional
Perkembangan Harga BBM
Pelaksanaan Lelang
Rencana Lelang Gas
Lelang Gas Bumi
Pengumuman Lelang
 
   
 
Gedung BPH MIGAS, Jl. Kapten P. Tendean No : 28 Jakarta Selatan 12710 - Indonesia
Telp : +62-21 5255500, +62-21 5212400 Fax : +62-21 5223210, +62-21 5255656
Email
: humas@bphmigas.go.id
Copyright © 2005 | BPH MIGAS