BPH MIGAS SIDAK PENGAWASAN BBM DI SPBU DAN SPBI POOL TAKSI
27 Juli 2010; BPH MIGAS
JAKARTA. Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tubagus Haryono, melakukan
inpeksi mendadak (Sidak) di SPBU dan SPBI yang kali ini didatangi adalah Pool Taksi Gamya, Jl.
Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Jakarta Timur, dan SPBU 34-23502 di Jl. Condet Raya Jakarta Timur
Selasa (27/07/2010).
Pada Sidak tersebut BPH Migas membawa Mobil Operasional Pemeriksaan Mutu BBM(Mobile Lab) untuk
mengetahui bahwa BBM yang didistribusikan kepada masyarakat adalah BBM yang sudah memenuhi mutu
yang ditetapkan Pemerintah.
Menurut Tubagus, dari sampel yang diambil pada tangki timbun dan dispenser yang ada di pool
tersebut tidak mengalami masalah. Namun, tambah Tubagus, pada sampel yang diambil dari tangki mobil
yang rusak diindikasikan telah terkontaminasi. Sampel BBM yang diambil dari tanki mobil taksi yang
rusak tersebut ditemukan berwarna hitam keruh.
"Hasil sampel yang diambil dari tangki timbun dan dispenser tidak ada masalah. Hasil dari uji
lab, RON yang dihasilkan justru lebih bagus, yaitu 90,3.” Hasil sampel BBM dari mobil taksi yang
rusak masih perlu penelitian lebih dalam.
Sementara itu, Kepala Operasi Gamya, Dedi menjelaskan kendaraan yang rusak dalam setiap hari
rata-rata mancapai 20-30 kendaraan. Menurutnya, kejadian ini sudah berlangsung sejak 1 bulan lalu,
tepatnya akhir Juni.
"Kerusakan yang terjadi pada kendaraan disini terjadi sejak akhir Juni dan masih berlangsung
sampai sekarang," urainya.
Sidak ini dilakukan karena belakangan banyak keluhan dari masyarakat yang mengalami
kerusakan pada mesin mobil mereka.
Pada sidak ini, BPH Migas dibantu oleh tenaga dari PPPTMGB “Lemigas” yang telah bersertifikat
dalam pengambilan sampel BBM yang diambil secara uji petik. Disamping itu juga disertai Tenaga Ahli
Laboratorium BBM untuk meneliti mutu BBM yang diuji petik.
Dengan pengawasan yang dilakukan BPH Migas ini, masyarakat mendapat kejelasan bahwa hasil
sementara pengecekan lapangan terhadap BBM yang dilakukan uji petik sudah memenuhi angka oktan yang
ditetapkan Pemerintah.