BPH Migas Gelar Sosialisasi Tugas Fungsi dan Capaian Kinerja BPH Migas

0
3

Kota Tangerang – BPH Migas menggelar Sosialisasi Tugas Fungsi dan Capaian Kinerja BPH Migas dalam Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan Gas Bumi serta Penyuluhan Regulasi Hilir Migas TA 2021 di Gedung Pertemuan Duta Sinar Berkah, Ciledug, Kota Tangerang. (18/02/2021)

Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, Anggota Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar, Sekretaris BPH Migas Bambang Utoro, Perwakilan Walikota Tangerang Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Pemkot Tangerang Said Endrawyanto & SBM PT Pertamina (Persero) MOR III Triasa Ramadhani.

Anggota Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kehadiran BPH Migas adalah untuk mewadahi ketersediaan minyak dan gas masyarakat Indonesia ini sendiri.

“Kalo Jargas ini terbangun bapak ibu gausah mikirin lagi Gas LPG 3kg. Jadi lebih murah.” Ujar Ibnu.

Anggota Komisi VII DPR RI Dr. H. Mulyanto, M. Eng dalam sambutannya menyatakan bahwa BPH Migas dengan KPK adalah dua lembaga yang memiliki fungsi yang sama yaitu pengawasan.

“Yang namanya Migas itu diatur dan diawasi oleh lembaga yang seperti kementrian yaitu BPH Migas.” Ujar Mulyanto.

Bambang Utoro, Sekretaris BPH Migas dalam paparannya menambahkan bahwa BPH Migas menetapkan kuota BBM JBT solar dan JBKP premium berdasarkan kebutuhan, sesuai data bottom up juga verifikasi dari kebutuhan dan realisasi tahun sebelumnya. Data penyaluran BBM di Kota Tangerang pada tahun 2020 sebesar JBT kuota 180.450 KL dan realisasi 168.047 KL, dan juga JBKP (Premium) kuota 66.464 KL dan realisasi 40.784 KL sedangkan pada tahun 2021 didapatkan data JBT kuota 184.780 KL dan realisasi 7.768 KL dan JBKP (Premium) 67.396 KL dan realisasi 712 KL sedangkan untuk Kab. Tangerang pada tahun 2020 sebesar JBT kuota 178.594 KL dan realisasi 172.005 KL, dan juga JBKP (Premium) kuota 63.584 KL dan realisasi 39.128 KL sedangkan pada tahun 2021 didapatkan data JBT kuota 186.968 KL dan realisasi 9.200 KL dan JBKP (Premium) 50.695 KL dan realisasi 1.040 KL.

Pemerintah juga telah berhasil menyalurkan 1.091 mini SPBU yang tersebar di wilayah Indonesia yang tergabung dari Pertamina (Pertashop) sebanyak 526 dan EXXON (Mikrosite) sebanyak 565.

Sedangkan SBM PT Pertamina (Persero) MOR III Triasa Ramadhani dalam paparan singkatnya menjelaskan bahwa Pertamina mengajak UMKM Indonesia untuk menjadi mitra Pertamina dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendaftar Pertashop (Pertamina Shop) yang berupa sebuah terobosan untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sulit SPBU.

Kegiatan ini berjalan menarik dengan adanya pertanyaan-pertanyaan kritis yang kemudian dijawab dengan baik oleh para nara sumber.
Kegiatan ini berlangsung tetap dengan mementingkan protokol kesehatan yang telah dihimbau pemerintah.