Konsultasi penambahan Lembaga Penyalur BBM 1 Harga dan Usulan Penambahan Kuota BBM Bersubsidi, Bupati Kepulauan Talaud Kunjungi BPH Migas.

0
71

Jakarta – Bupati Kepulauan Talaud, Elly Engelbert Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Kantor BPH Migas di Jakarta, (15/06/20). Kunjungan dimaksud dalam rangka koordinasi dan konsultasi mengenai usulan penambahan Lembaga Penyalur BBM untuk BBM 1 Harga dan Usulan Penambahan Kuota BBM Bersubsidi. Rombongan Bupati diterima oleh Komite BPH Migas, Henry Ahmad. Dalam kondisi new normal seperti sekarang ini, protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19 tetap diterapkan untuk tamu yang berkunjung kekantor BPH Migas, seperti pengecekan suhu badan, penggunaan masker, jaga jarak, penggunaan handsanitazier, serta tamu hanya diterima di ruang rapat Lobby BPH Migas.

Bupati Talaud menyampaikan permasalahan mengenai penyediaan dan pendistribusian BBM di Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Adanya indikasi terjadinya penyelewengan dan penyimpangan pendistribusian BBM seperti Premium dan Minyak Tanah menyebabkan kelangkaan di masyarakat yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan taraf hidup masyarakat Kepulauan Talaud. Selain itu juga terdapat masalah mengenai penurunan kualitas BBM yang diindikasikan terjadi blending atau pencampuran dengan zat lain yang dapat merusak kendaraan baik milik pemerintah dan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, tercapai beberapa solusi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Kepulauan Talaud, antara lain:
1. Pemda Kepulauan Talaud dapat membangun depot atau storage dengan Ijin Penyimpanan kepada BPH Migas dan berkomunikasi dengan Pertamina untuk digunakan bersama dalam menyimpan BBM sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM di masyakarat dikarenakan letak geografis yang berbatasan dengan Fillipina.
2. Pemda Kepulauan Talaud dapat membuat Transportir dengan Ijin Pengangkutan di Ditjen Migas.
3. Menambah jumlah Penyalur BBM di Kepulauan Talaud, pada tahun 2020 di Kecamatan Tampan Amma sudah masuk rencana pembangunan Penyalur BBM 1 Harga.

“Pengawasan yang ketat dari setiap stakeholders terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM merupakan faktor yang sangat penting sehingga tidak lagi terjadi penyimpangan BBM yang dapat merugikan masyarakat.” tutur Henry.