TBBM Medan Group Medan , 20 Desember 2019

0
5

Komite BPH Migas (Sumihar Panjaitan), Direktur BBM BPh Migas (Patuan Alfon S), didampingi Retail Sales Manager MOR I PT. Pertamina (Persero) Rama Suhut, meninjau ketersediaan Stok selama Nataru, dalam hal ini diterima langsung oleh Kepala TBBM Medan Group (Anas Hasan). Dalam kesempatan ini Komite BPH Migas menyampaikan Agar menjaga ketersediaan Stok BBM di TBBM Medan Group, dan selalu mengantisipasi apabila terjadi keterlambatan harus dilakukan RAE agar tidak ada kondisi stok kritis. Adapun Data Fasilitas, Stok dan Penyaluran BBM di TBBM Medan Group sebagai berikut:

A. Fasilitas Penyimpanan BBM
Premium = 4 tangki, Kap total 37.887 KL
Pertamax = 6 tangki, Kap total 36.563 KL
Solar = 9 tangki, Kap total 44.118 KL
Perta Dex = 1 tangki, Kap total 3.205 KL
FAME = 5 tangki, Kap total 8.001 KL

B. Stok BBM, DOT dan CD (per 20 Des 2019)
Premium = 18.324 KL /965 KL/ 7,9 hari
Pertamax = 13.675 KL /319 KL/ 6,9hari
Solar = 13.243 KL/ 1.905 KL/25 hari
Perta Dex = 60 KL / 8/ 4,6 hari

C. Informasi lapangan lainnya
1) Konsiyasi TBBM ( Fuel Terminal Kisaran rata rata BS 192 KL, Pertalite 268KL dan Fuel Terminal P.Siantar rata rata BS 205 KL, Pertalite 376KL)
2) Untuk produk Pertalite , Bio Solar dan Dexlite pencampuran didalam pipa.
3)Potensi Permasalahan selama Nataru adalah kemacetan di daerah-daerah Wisata, maka dilakukan antisipasi dengan penempatan SPBU kantong di daerah Jalur Wisata (Toba Samosir, Simalungun, Karo, Tapanuli Utara)
3) Alternatif Suplai penyalur apabila terjadi keadaan krisis dan Kritis maka akan ali suplai dari TBBM Sibolga,TBBM Meulaboh, TBBM Lhoksumawe, dan TBBM Dumai
4)Untuk antisipasi kondisi AMT maka disediakan Fasilitas cek Kesehatan, Kursi Pijat dan Ruang Istirahat sementara.