BPH Migas, kembali menggelar Rapat Koordinasi Program BBM 1 Harga Tahun 2020 dengan 7 Kabupaten, Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM dan PT.Pertamina (Persero).

0
364

Jakarta, 21 April 2020

Rapat Koordinasi Percepatan Program BBM 1 Harga Tahun 2020 kembali diselenggarakan oleh BPH Migas dengan menggunakan fasilitas Video Conference. Sama seperti pada hari Kamis dan Jumat minggu yang lalu, Rapat Koordinasi Percepatan Program BBM 1 Harga ini dihadiri oleh Bupati Halmahera Timur, Bupati Kepulauan Aru, Sekda Kabupaten Maluku Tenggara, Bupati Maluku Barat Daya, Sekda Kabupaten Halmahera Tengah, Sekda Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Halmahera Selatan, Heru Riyanto dari Ditjen Migas Kementerian ESDM dan dari Agung Wibowo dari PT. Pertamina Retail Maluku.

Dasar Hukum pelaksanaan BBM 1 Harga adalah Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014, Permen ESDM No 36 Tahun 2016, SK Dirjen Migas 0008.K/15/DJM.O/2020 dan SK Kepala BPH Migas Nomor 01/P3JBT-P3JBKP.

Rapat dipimpin oleh Kasubdit Pengaturan BPH Migas I Gede Ketut Aryawan, yang dilanjutkan dengan laporan masing masing Bupati perihal progress persiapan perijinan lokasi, calon Mitra BBM 1 Harga, dan pembangunan Penyalur BBM 1 Harga.

Sampai saat ini masih terdapat beberapa Kabupaten yang belum mempunyai calon Mitra untuk membangun BBM 1 Harga, dan mengharapkan Pemerintah Kabupaten bisa mencarikan Calon Mitra atau PT. Pertamina bisa mengusulkan Calon Mitra kepada Pemerintah Kabupaten.

Program BBM 1 Harga merupakan program pemerintah untuk menyamakan harga jual BBM diwilayah 3 T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dengan harga yang ada di SPBU yaitu premium sebesar Rp6.450,-/liter dan solar Rp5.150,-/liter. Program BBM 1 harga yang dimulai sejak 2017, hingga tahun 2019 telah terealisasi sebanyak 170 titik penyalur dengan penugasan kepada PT. Pertamina (Persero) sebanyak 160 titik penyalur dan PT. AKR Corporindo Tbk. sebanyak 10 titik penyalur.

Program BBM 1 Harga yang ditujukan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya keadilan dibidang energi akan dilanjutkan sebanyak 330 titik penyalur lagi hingga tahun 2024 sehingga akan ada 500 titik penyalur BBM 1 harga hingga tahun 2024 dan target tahun 2020 sebanyak 83 titik penyalur.