Pandemic Covid19 tidak menghalangi BPH Migas untuk tetap berkoordinasi dengan Pertamina dan Pemerintah Kabupaten.

0
355

Jakarta, 17 April 2010

Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program BBM 1  Harga Tahun 2020 di gelar oleh BPH Migas pada hari ini 17 April 2020. Sama seperti hari kemarin, Rapat Koordinasi hari ini dilakukan dalam 2 sesi yaitu pukul 10.00 – 12.00 , dan dilanjutkan dengan sesi II pada pukul 13.00 – 15.00.

Pada sesi 1, Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Kasubdit Pengaturan BPH Migas Ketut Aryawan, dihadiri oleh Jimmy Wijaya PT.Pertamina (PIC BBM 1 Harga), Heru Riyanto (Ditjen Migas) dan Bupati Sabu  Raijua, Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Rote Ndao, Bupati Ngada, Bupati Flores Timur, Bupati Sikka, Assisten II Kabupaten Ketapang, dan Ahmad Tohir Pertamina.

Pada sesi 2, Rapat Koordinasi langsung di pimpin oleh Kasubdit Pengaturan BBM I Ketut Gede Aryawan. Hadir pula PIC BBM  1 Harga PT.Pertamina (Persero) Jimmy Wijaya, Heru Riyanto (Ditjen Migas) dan Wakil Bupati Mahakam Hulu, Assisten II Bidang Kesra Kabupaten Malinau, Assisten II Bidang Kesra Pemkab Buton Selatan, Bupati Banggai Laut dan Wakil Bupati Bulungan. Ahmad Tohir (SAM NTT PT Pertamina ).

Sesuai Road Map Program BBM 1 harga tahun 2020 bahwa pada bulan Juni tahap Perizinan di Pertamina dan Pemerintah Daerah sudah selesai , yang dilanjutkan dengan pembangunan SPBU Kompak BBM 1 harga.  Sehingga upaya untuk mencapai target 83 Titik BBM 1 Harga untuk Tahun 2020 dapat terealisasi.

Sampai saat ini masih terdapat beberapa Kabupaten yang belum mempunyai calon Mitra untuk membangun BBM 1 Harga, dan mengharapkan Pemerintah Kabupaten bisa mencarikan Calon Mitra atau PT. Pertamina bisa mengusulkan Calon Mitra kepada Pemerintah Kabupaten.

BPH MIgas meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera menyampaikan calon Mitra pembangunan BBM 1 Harga kepadaa PT Pertamina, dan Pemerintah Daerah dapat mempermudah dan mempercepat segala bentuk perijinan terkait pelaksanaan BBM 1 Harga.

Program BBM 1 Harga merupakan program pemerintah untuk menyamakan harga jual BBM diwilayah 3 T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dengan harga yang ada di SPBU yaitu premium sebesar Rp6.450,-/liter dan solar Rp5.150,-/liter. Program BBM 1 harga yang dimulai sejak 2017, hingga tahun 2019 telah terealisasi sebanyak 170 titik penyalur dengan penugasan kepada PT. Pertamina (Persero) sebanyak 160 titik penyalur dan PT. AKR Corporindo Tbk. sebanyak 10 titik penyalur.

Program BBM 1 Harga yang ditujukan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya keadilan dibidang energi akan dilanjutkan sebanyak 330 titik penyalur lagi hingga tahun 2024 sehingga akan ada 500 titik penyalur BBM 1 harga hingga tahun 2024 dan target tahun 2020 sebanyak 83 titik penyalur.