Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan dan Idul Fitri 1446H/2025 dalam kondisi aman. Hal ini diungkapkan Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra saat menghadiri Kunjungan Spesifik Komisi XII DPR RI di Cikampek, Jawa Barat, Rabu (12/03/2025).
“Hari ini BPH Migas mendampingi Komisi XII DPR RI untuk memastikan mengenai kesiapan dan ketersediaan BBM dalam rangka Ramadan dan Idul Fitri, saat ini kondisi stok dalam kondisi aman,” terangnya.

Menurut pria yang kerap disapa Tiko ini, cakupan hari BBM atau Coverage days juga harus tetap dijaga. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khusunya yang akan merayakan lebaran di kampung halaman.
“Kita semua berharap bahwa apa yang telah disiapkan dengan baik ini untuk menjamin masyarakat yang ingin pulang kampung dengan bahagia tanpa menemukan kesulitan untuk mendapatkan BBM. Sehingga, rangkaian acara Idul Fitri ini dapat dijalani dengan baik,” lanjutnya.
Tiko juga menegaskan dalam periode Ramadan dan Idul Fitri ini, BPH Migas menjadi Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM yang akan akan melakukan pengawasan ketersediaan pasokan BBM, LPG, kelistrikan, dan mitigasi kebencanaan geologi. Pemantauan akan dilakukan secara rutin setiap hari untuk memastikan ketahanan stok energi mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Posko nasional sektor ESDM, yang akan dimulai pada 17 Maret 2025 dan berlanjut hingga 11 April 2025, bertujuan untuk memantau ketersediaan energi di seluruh sektor. Sehingga harus dipastikan ketahanan stok energi tercukup,” tegasnya.
Komitmen pemerintah guna memastikan pasokan energi, mendapatkan apresiasi dari Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto atas upaya dalam melakukan pengawasan dan memastikan kesiapan sektor energi.
“Luar biasa BPH Migas melakukan pengawasan dan memastikan kesiapan sektor energi. Dengan begitu kami siap menghadapi Idul Fitri ini dengan baik, dari sisi stok maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Sugeng juga menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting, mengingat prediksi jumlah kendaraan yang melintas di jalur Cikampek menuju berbagai tujuan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta diperkirakan meningkat.
Di tempat yang sama, Executive General Manager Regional Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga Freddy Anwar menjelaskan untuk stok dan pendistribusian BBM dalam kondisi aman dan lancar.
“Kami juga telah melakukan persiapan matang untuk masyarakat dengan menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial mudik,” ucapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota Komite BPH Migas Yapit Sapta Putra, Plt. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tri Winarno, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof K, Anggota Komisi XII DPR RI Totok Daryanto, Cornelis, Muktarudin, Cek Indra, Rusli Habibie, Rokhmat Ardiyan, Muhammad Rohid, Irsan Sosiawan, Syarif Fasha, Nevi Zuairna, Meitri Citra Wardani, Nurwayah, dan Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.