Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan pengecekkan langsung ke sejumlah titik distribusi energi di Bekasi dan Karawang, Jawa Barat, di tengah puncak arus mudik Lebaran 2026. Kunjungan ini menyoroti kesiapan pasokan bahan bakar minyak (BBM) hingga gas bumi untuk menopang lonjakan mobilitas masyarakat jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026
Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan selama dua hari menunjukkan kondisi stok dan distribusi BBM di wilayah tersebut dalam keadaan aman dan mencukupi. Bekasi dan Karawang menjadi jalur strategis bagi pemudik menuju Bandung, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
“Selama dua hari ini, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan BBM dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pada periode puncak arus mudik. Bahkan, stok BBM di tangki-tangki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berada di atas 80 persen,” ungkapnya di SPBU Ahmad Yani, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026).

Pria yang kerap disapa Didit ini menambahkan, pengawasan terus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi ketersediaan, tetapi juga mencakup volume dan kualitas BBM yang diterima masyarakat.
“Selain memastikan stok, kami juga melakukan pengecekan langsung terhadap penyaluran BBM di SPBU, baik dari sisi volume maupun kualitas. Hasilnya, takaran BBM yang disalurkan sudah sesuai, dan dari sisi kualitas juga telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Sales Area Manager Area Karawang PT Pertamina Patra Niaga Ancala Egah menyebut seluruh lembaga penyaluran di jalur mudik, baik arteri maupun tol, telah disiapkan dengan dukungan stok memadai. Sejumlah layanan tambahan seperti motoris dan modular turut disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Selain SPBU, Didit juga sekaligus menyempatkan untuk mengunjungi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang berada di rest area SPBU Karawang untuk memastikan kesiapan PT PLN (Persero) melayani konsumen pengguna kendaraan listrik atau EV (Electric Vehicle).
Pemantauan ini juga dihadiri Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief dan Sales Branch Manager Area Bekasi PT Pertamina Patra Niaga Aria Aditya.

Pemantauan Jargas
Tak hanya BBM, BPH Migas juga meninjau layanan jaringan gas bumi (Jargas) untuk rumah tangga di Pekayon Jaya, Bekasi Selatan.
Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief mengatakan, kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan energi selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Dalam rangka Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral Periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, kami telah melakukan pengecekan kesiapan penyediaan dan pendistribusian jargas di wilayah Bekasi, dan hasilnya berjalan optimal serta tidak terdapat kendala,” ungkap Eman di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026).
Dalam kunjungan, BPH Migas juga berdialog dengan pelanggan jargas yang telah memanfaatkan layanan tersebut untuk kebutuhan usaha dan rumah tangga.
“Kami juga berkunjung ke salah satu pelanggan jargas, Ibu Nono, yang telah memanfaatkan jargas sejak tahun 2023 untuk usaha olahan jamu. Dari hasil dialog, penggunaan jargas dirasakan memberikan manfaat, terutama dari sisi kemudahan dan efisiensi,” ujar Eman.
Area Head Area Bekasi PT PGN Tbk Amin Hidayat menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, termasuk dengan menyiagakan tim layanan pelanggan.
“Kami PGN Area Bekasi siap mendukung kelancaran Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah dengan memastikan keandalan penyaluran jargas kepada masyarakat. Kami juga telah menyiapkan tim piket siaga untuk merespons kebutuhan dan keluhan pelanggan melalui Call Center 135,” tutupnya.
Turut hadir dalam pemantauan ini Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman dan Subkoordinator Pengawasan Usaha Gas Bumi BPH Migas Eko Satra Baruna.