BPH Migas Pantau Wilayah Ungaran dan Boyolali, Pasokan serta Distribusi BBM Aman

Memasuki puncak arus mudik serta jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus lakukan pemantauan pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat. Anggota Komite BPH Migas Iwan Prasetya Adhi mengatakan, Pemerintah menjamin BBM bagi masyarakat tersedia dengan baik. Hal ini diungkapkan Iwan saat mengunjungi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) di Rest Area wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

“Rest area menjadi salah satu titik peristirahatan bagi para pemudik yang melintas kawasan Ungaran – Semarang. Maka dari itu, BPH Migas menjamin pasokan dan penyaluran BBM dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Iwan, Jumat (28/3/2025).

Iwan melanjutkan, pengelola SPBU di rest area perlu memastikan pelayanan dan fasilitas yang menjadi tempat singgah bagi pemudik dalam kondisi prima. “Karena rest area ini merupakan jalur padat kendaraan pemudik, SPBU wajib memastikan pasokan BBM yang cukup dan jaminan layanan tambahan untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat,” imbuhnya.

Saat melakukan pemantauan di SPBU Rest Area KM 429A dan KM 439A, Iwan mengungkapkan bahwa SPBU ini telah dilengkapi dengan layanan mobil kantong dan motoris untuk mengantisipasi kebutuhan BBM bagi pemudik di titik rawan kemacetan.

“Diharapkan layanan SPBU kantong dan motoris ini dapat bergerak cepat dan dimanfaatkan dengan baik apabila terdapat pemudik yang kekurangan BBM,” pintanya.

Kesiapan Fuel Terminal Boyolali

Usai memantau pasokan BBM di jalur rest area Ungaran-Semarang, hari Sabtu (29/3/2025), Iwan melanjutkan pemantauan pasokan BBM di Fuel Terminal (FT) Boyolali. Badan usaha penugasan diminta menyiapkan berbagai untuk mengantisipasi jika ada potensi kekurangan pasokan BBM di wilayah Jawa Tengah.

“Dengan sistem Regular, Alternative and Emergency (RAE) atau skema distribusi alternatif BBM yang diterapkan Pertamina untuk mengantisipasi kendala distribusi BBM saat terjadi darurat, maka alih suplai BBM wilayah Semarang-Blora akan dipasok dari Integrated Terminal (IT) Semarang, Solo Raya berasal dari FT Rewulu,” terangnya di FT Boyolali.

Penjadwalan pengiriman BBM yang dilakukan secara otomatis dari pihak FT akan menjamin kondisi pasokan BBM tetap aman untuk melayani konsumen. “Dengan pengiriman BBM yang terjadwal, memberikan kepastian dalam melayani pelanggan, baik itu SPBU, Pertashop, hingga sektor industri,” ucapnya.

Kunjungan kerja ini juga dihadiri FT Manager Boyolali Muhamad Andika Gunawan, Sales Branch Manager (SBM) Fuel III Yogyakarta Pertamina Patra Niaga Staleva Putra dan SBM Fuel I Semarang Pertamina Patra Niaga Raden Mas Januar.

BAGIKAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

BERITA TERKAIT