Selama Ramadan, Ketersediaan dan Penyaluran BBM Wilayah Padang Aman

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memantau langsung ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Padang, Sumatera Barat.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan serta menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto mengunjungi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang, Rabu-Kamis (4-5/3/2026). Peninjauan difokuskan pada ketersediaan, ketepatan penyaluran BBM subsidi, serta kesiapan sarana dan fasilitas (sarfas) di SPBU.

“Ada tiga poin utama dalam kunjungan kali ini. Pertama, kami ingin memastikan stok di SPBU cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kedua, kami mengecek prosedur operasional atau SOP setiap pembelian solar dan kesesuaian barcode guna memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran. Ketiga, kami juga mengecek kesiapan sarana dan fasilitas SPBU,” ujar Pria yang biasa dipanggil Baher ini di sela-sela kegiatan.

Pengawasan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan. Dengan demikian, masyarakat memperoleh BBM secara mudah, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan pemantauan, stok BBM di wilayah Padang berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Kondisi ini menjadi indikator bahwa distribusi energi berjalan dengan baik.

Selain ketersediaan, kesiapan sarfas SPBU juga menjadi perhatian Baher. Keandalan mesin pompa BBM hingga layanan pendukung di SPBU dipastikan harus dalam kondisi prima demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan pengisian BBM.

Wilayah Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, merupakan jalur perlintasan penting di Pulau Sumatera. Karena itu, kelancaran distribusi BBM di wilayah ini menjadi bagian penting dalam menjaga mobilitas masyarakat selama Ramadan, arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Dalam pemantauan, Baher juga meninjau salah satu SPBU kawasan Palapa, Kabupaten Padang Pariaman yang mulai beralih ke skema program Kerja Sama Operasional (KSO). “SPBU 14.271.517 Palapa akan melakukan KSO dengan Pertamina Retail. Di mana tujuan KSO ini agar SPBU ini memiliki Manajemen yang lebih baik. Tentu KSO ini dilakukan demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sales Area Manager Fuel I Pertamina Patra Niaga (PPN) Fakhri Riza Hasibuan menyampaikan, pihaknya menyiapkan Tim Satuan Tugas (Satgas) RAFI 2026. Satgas tersebut akan mengusung empat pilar layanan utama, mulai dari penyediaan BBM, program promosi bagi konsumen, antisipasi gangguan wilayah akibat cuaca ekstrem, hingga layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina untuk mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat di wilayah Sumatera Barat.

BAGIKAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

BERITA TERKAIT