BPH Migas Ajak Mahasiswa Perkuat Literasi Energi dan Kawal Penyaluran BBM Tepat Sasaran

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengajak mahasiswa meningkatkan pemahaman terkait sektor energi dan berperan aktif mengawal penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) tepat sasaran. Keterlibatan generasi muda penting untuk mendukung tata kelola hilir migas yang transparan.

Ajakan tersebut disampaikan Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho saat menjadi narasumber Diskusi Nasional yang diselenggarakan Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Jakarta, Selasa (28/7/2026). Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk berkontribusi di hilir migas melalui ide dan inovasi.

“Mahasiswa adalah penggerak perubahan. Selain menyampaikan gagasan dan kritik yang konstruktif, saya berharap generasi muda juga ikut mengawal tata kelola hilir migas agar penyaluran energi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” paparnya.

Fathul menjelaskan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001, BPH Migas memiliki tugas mengatur dan mengawasi kegiatan hilir minyak dan gas bumi. Tugas tersebut meliputi pengaturan kuota Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP), penetapan cadangan operasional BBM nasional, pengawasan pendistribusian BBM, serta pengaturan pengangkutan gas bumi melalui pipa.

Tata kelola hilir migas yang kuat menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional, terutama di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi. Sinergi antara pemerintah, badan usaha, dan masyarakat dinilai mampu menjaga ketersediaan stok serta kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat.

“Di tengah dinamika geopolitik global, alhamdulillah tata kelola hilir migas kita sudah kuat. Kita bisa menjaga stok dan distribusi BBM tetap terjaga sehingga dapat diakses masyarakat di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Fathul juga mengajak mahasiswa menjadi mitra BPH Migas dalam mengawasi penyaluran BBM bersubsidi. Partisipasi masyarakat, menurut dia, menjadi bagian penting untuk mewujudkan tata kelola yang akuntabel melalui penyampaian laporan apabila ditemukan dugaan penyimpangan di lapangan.

“Kami berharap sahabat-sahabat PMII di seluruh Indonesia dapat menjadi mitra BPH Migas. Apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM, silakan disampaikan kepada kami melalui layanan Helpdesk BPH Migas di nomor WhatsApp 081230000136 agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Selain itu, BPH Migas terus mendorong pengembangan pemanfaatan gas bumi melalui pembangunan jaringan gas rumah tangga serta konsep beyond pipeline menggunakan Compressed Natural Gas (CNG). Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap energi yang lebih efisien sekaligus membuka ruang inovasi bagi generasi muda. “Saya berharap teman-teman mahasiswa dapat mengembangkan potensi dan mengambil peran yang lebih besar dalam sektor energi,” ujar Fathul.

Dalam forum yang sama, Bendahara Umum PB PMII Sainuddin menilai kelancaran distribusi BBM dan gas bumi berpengaruh langsung terhadap aktivitas masyarakat dan stabilitas ekonomi.

“Gangguan kecil saja dalam pengelolaan hilir migas dapat berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat. Karena itu, peran BPH Migas sangat sentral dalam memastikan distribusi BBM dan gas bumi berjalan dengan baik sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Srikandi Energi Indonesia Annisa Nuril Deanty mengajak generasi muda meningkatkan literasi energi serta ikut mengawal kebijakan energi karena dampaknya dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Energi itu dekat dengan diri kita. Harga BBM akan memengaruhi inflasi, distribusi barang, hingga aktivitas rumah tangga. Karena itu, generasi muda harus mulai peduli terhadap isu energi dan ikut mengawal kebijakan energi, bukan hanya ketika terjadi kenaikan harga atau muncul persoalan di lapangan,” pungkasnya.

BAGIKAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

BERITA TERKAIT