Mobilitas Meningkat saat Puncak Arus Balik, Pasokan BBM Lampung Tetap Terjaga

Mobilitas masyarakat yang meningkat saat arus balik Lebaran menyebabkan kebutuhan energi, khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM) juga meningkat. Salah satunya adalah wilayah Lampung sebagai jalur utama penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Ketersediaan energi menjadi kunci agar perjalanan masyarakat tetap nyaman.

Untuk memastikan kelancaran penyaluran BBM pasca-Idulfitri 1447 H, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati melakukan monitoring ke Integrated Terminal (IT) Panjang, Pelabuhan Bakauheni, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Lampung pada Sabtu-Minggu (28-29/03/2026).

Di Pelabuhan Bakauheni, Erika memberikan perhatian pada kelancaran operasional penyeberangan. Koordinasi intensif dilakukan bersama pihak PT ASDP untuk mendukung suplai energi bagi armada kapal di tengah kepadatan penumpang.

“Kami berkoordinasi erat dengan ASDP untuk menjamin kelancaran bunker BBM kapal. Saat ini pasokan dalam kondisi aman, sehingga kami optimis layanan penyeberangan bagi masyarakat tetap lancar tanpa kendala energi,” ujar Erika yang juga selaku Ketua Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral Ramadan Idulfitri (RAFI) 1447 H Tahun 2026.

Selanjutnya, Erika meninjau fasilitas penyimpanan di IT Panjang yang menjadi tulang punggung distribusi energi di wilayah tersebut. Dari total 21 tangki timbun 12 sebagian telah beroperasi, sementara sisanya tengah menjalani proses revitalisasi, guna menjaga standar keselamatan dan keandalan operasional. Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan infrastruktur energi di Lampung.

“Fokus meningkatkan kualitas tangki di IT Panjang yang sudah harus masuk masa peremajaan. Targetnya, 9 tangki tersebut siap beroperasi penuh tahun ini demi memperkuat ketahanan energi jangka panjang di Lampung,” ujar Erika.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan bensin mengalami peningkatan seiring tingginya penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat. Sementara itu, konsumsi solar mengalami penurunan karena adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang non-logistik selama periode libur Lebaran.

Erika juga meninjau SPBU Rest Area Tol KM 87 Lampung yang menjadi salah satu titik krusial bagi pemudik. “Stok sangat mencukupi untuk seluruh jenis produk BBM. Kami pastikan pasokan tetap aman terkendali bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan balik,” ucapnya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) guna meninjau langsung ketersediaan LPG selama periode Idulfitri. Dalam kesempatan tersebut, Erika menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan energi, khususnya LPG selama arus balik Lebaran.

“Untuk LPG tidak ada peningkatan yang signifikan. Jadi kelihatannya banyak masyarakat yang mudik, ke wilayah Jawa atau ke wilayah Sumatera Utara. Jadi, untuk LPG khususnya di Lampung tidak terjadi kenaikan yang signifikan,” pungkasnya.

Turut hadir Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Teknologi Informasi Hilir Migas Abdul Halim, IT Manager Panjang Pertamina Patra Niaga (PPN) Teddy Manuputy, Sales Area Manager Ritel Lampung PPN Bima Kusama Aji, dan General Manager ASDP Bakauheni Partogi Tamba.

BAGIKAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

BERITA TERKAIT