Perkuat Keandalan Layanan, BPH Migas dukung Peningkatan Kapasitas Penyimpanan BBM di Kalsel

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fathul Nugroho melakukan rangkaian kunjungan lapangan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk memantau ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) usai periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Peninjauan difokuskan pada penguatan stok di Integrated Terminal (IT) Banjarmasin, keandalan pasokan Avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor, serta pelayanan masyarakat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banjarmasin.

Fathul menjelaskan peran penting IT Banjarmasin sebagai simpul distribusi energi di Kalimantan. Terminal ini menyuplai BBM ke 11 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan dan 4 wilayah di Kalimantan Tengah.

Fathul juga menyampaikan dukungan BPH Migas terkait penambahan tangki baru dan peningkatan kapasitas penyimpanan sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan di masa mendatang. Upaya ini sekaligus memperkuat ketahanan stok BBM di wilayah tersebut.

“Saat ini di IT Banjarmasin sedang dilakukan penambahan tangki baru sebesar 10.000 kiloliter (KL) serta upgrading kapasitas menjadi 5.000 KL. Dengan langkah ini, kapasitas total yang semula 42.000 KL akan meningkat menjadi 52.000 KL. Ke depan, IT Banjarmasin merencanakan penambahan kembali sebesar 12.000 KL, sehingga total kapasitas terminal ini nantinya akan mencapai 64.000 KL,” jelasnya di IT Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (27/3/2026).

Selama peningkatan kapasitas tersebut, Fathul memastikan masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Ia menyebut kondisi stok saat ini berada dalam status aman dan andal berkat penguatan infrastruktur.

Selanjutnya, Fathul juga meninjau AFT Syamsudin Noor untuk memastikan kesiapan pasokan Avtur menghadapi arus balik Lebaran dan peningkatan penerbangan menjelang musim haji.

“Kami terus berkomitmen untuk memastikan seluruh kebutuhan Avtur selama periode sibuk ini terpenuhi dengan aman dan lancar demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

 

Selain itu, Fathul juga meninjau langsung salah satu SPBU di Banjarmasin guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal pasca Lebaran. Hasil pemantauan lapangan didapati bahwa penyuran BBM berjalan aman dan tidak ada antrean di SPBU.

“Secara keseluruhan, pelayanan kepada masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 ini berjalan dengan baik. Kami akan terus memastikan pengawasan di lapangan tetap ketat agar distribusi energi ke seluruh pelosok Kalimantan Selatan tetap stabil dan tepat sasaran,” tuturnya.

Pjs Manager Reliability & Project Development Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga (PPN) Janatul Arif menjelaskan bahwa penambahan tangki merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada BPH Migas yang telah memberikan berbagai masukan.

“Masukan tersebut kami nilai sangat krusial, terutama dalam memperkuat sistem dan memastikan kesiapan stok BBM tetap optimal,” ujarnya.

Turut hadir pada rangkaian kegiatan ini Sales Area Manajer Area Banjarmasin Pertamina Patra Niaga (PPN) Bondan Tri Wibowo, Sales Branch Manager Area Banjarmasin PPN Wicaksono Ardi Nugroho, IT Manager Banjarmasin Suryandri Dwi Kusuma, AFT Manager Syamsudin Noor Banjarmasin Dimas Budiman.

BAGIKAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

BERITA TERKAIT