Ir. Jugi Prajogio, M.H.

Pendidikan

1982 – 1987 Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB), Indonesia
2008 – 2010 Magister Hukum Bisnis (cum laude 3.8/4.0)
Universitas Gadjah Mada (UGM), Indonesia


Progress Karir

Periode Perusahaan Jabatan
April 2019 – Saat ini PT Perta-Samtan Gas Komisaris Independen
Juni 2017 – Saat ini BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas Komite
April 2017 – Saat ini PT Intraco Penta Tbk Komisaris Independen
Sept 2016 – May 2017 Kementerian ESDM Senior Advisor Inspektor Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
April 2016-Oct’ 2016 PT. Pertamina Gas Senior Advisor President Director
April 2013 – March 2016 PT. Pertamina Gas Niaga Presiden Direktur
2010 – 2012 PT . Pertamina (persero) Senior Advisor Direktur Utama PT. Pertamina
2003 – 2010 BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas Komite
2003 – 2007 PT. Conoco Phillips Downstream Indonesia Director & Country Head
2001 – 2002 Shell Malaysia Sdn Bhd Senior Sales Manager
1995 – 2000 Shell Indonesia General Manager – Sales
1987 – 1995 PT Krakatau Steel Head of Sales Department

 

Pencapaian Karir

  • Pengalaman internasional serta pemahaman yang kuat di bidang tekno-ekonomi, hukum migas serta hukum bisnis merupakan bekal bagi saya dalam menyusun peraturan terkait penyediaan dan pendistribusian BBM PSO dan Non PSO, pipa Open Access, Akun Pengaturan, toll fee (Tarif Pengangkutan), pendistribusian minyak tanah secara tertutup, dan juga harga jaringan gas kota bagi rumah tangga dan pelanggan Peraturan – peraturan tersebut telah diimplementasikan secara efektif sejak tahun 2007 dan membuahkan hasil yang nyata dalam hal ketersediaan BBM dan meningkatkan penggunaan gas di dalam negeri baik bagi sektor industri maupun rumah tangga atau pelanggan kecil.
  • Memiliki leadership yang kuat, kompetensi yang mumpuni di bidang komersial dan secara konsisten mencapai hasil yang memuaskan serta berhasil meningkatkan pendapatan secara nyata di setiap perusahaan yang saya pimpin antara lain:
    1. PT Pertamina Gas Niaga meningkat sebesar US $ 130.916.000 (+ 131%) selama 3 tahun terakhir (2013-2015) melalui ekspansi bisnis gas dengan cepat, terutama pada gas pipa di Jawa Timur & Sumatera Selatan, CNG untuk Industri di Jawa Barat, dan LNG untuk Penambangan di Kalimantan Timur
    2. PT Conoco Phillips Downstream Indonesia mengalami peningkatan lebih dari US $ 15,000,000 (+1000%) dalam 4 tahun terakhir (2003 – 2007) melalui 3 pasar lubricants baru untuk pengembangan produk baru dalam otomotif, industri, dan sektor transportasi
    3. Shell Malaysia meningkat sebesar US $ 30.000.000 (+ 30%) selama 2 tahun terakhir (2001-2002) melalui pertahanan harga pasar yang ada dan mengembangkan market baru di sektor Logam Kerja dan
    4. Shell Indonesia meningkat sebesar US $ 34.000.000 (+ 600%) selama 5 tahun terakhir (1996-2000) melalui pengembangan pasar lubricant yang ada di sektor Otomotif, Industri dan Transportasi. Saat ini, merek Shell Helix dan Shell Advance dikenal sebagai Top Brand Pelumas di Indonesia.
  • Sebagai bagian dari perubahan dan dalam meningkatkan komitmen perusahaan yang berkelanjutan, saya secara proaktif terlibat dalam merevitalisasi Rencana Bisnis termasuk RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) PT Pertamina untuk bisnis hilir (Bahan Bakar, Gas, Lubes, LPG & Penerbangan). Rencana Bisnis yang telah direvitalisasi dapat meningkatkan kinerja

Pelatihan

  • Tahun 2019 – Diklat Reserse di Kepolisian RI
  • Tahun 2019 – Pelatihan Achievement and Motivation dengan narasumber: Prof. Purnomo Yugiantoro (Mantan Menteri ESDM), Deputi Gubernur Bank Indonesia, Direktur Nobel Singapura untuk Indonesia, Kepala Basarnas, Evita Legowo (Mantan Direktur Jenderal Migas),
  • Tahun 2013-2015 – Leadership dan Gas Business Management Pertamina
  • Tahun 2011 – Value protection in uncertain oil market BP Jakarta
  • Tahun 2011 – Risk management BP Singapura
  • Tahun 2007-2010 – Studi banding mengenai gas regulator di Brazil, New Zealand dan Serbia
  • Tahun 2008 – Studi banding mengenai Arbitrase di Perancis
  • Tahun 2007 – Sales dan marketing gas bumi di London
  • Tahun 2004 – Sales, marketing, business management dan leadership di Singapura
  • Tahun 2002 – Sales, HSSE, dan business strategy di Kuala Lumpur
  • Tahun 2001 – Contract drafting di Kuala Lumpur
  • Tahun 1996-200 – Sales dan marketing dan teknikal pelumas di Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Netherland

 

Bagikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Berita Terkait

BERITA POPULER

BERITA TERBARU