Resmikan Penyalur BBM Satu Harga, Menteri ESDM: Masyarakat Dapat Harga BBM dengan Harga Standar

Pemerintah memastikan penyaluran energi, terutama Bahan Bakar Minyak (BBM), tetap tersedia dan harganya terjangkau di seluruh pelosok negeri. Sebagai wujud kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sejak tahun 2017 hingga November 2023 diresmikan 503 lembaga penyalur BBM Satu Harga.

Hari ini, Jumat (25/11/2023), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif didampingi Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati, Anggota BPH Migas Iwan Prasetya Adhi, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan meresmikan secara serentak 26 Penyalur BBM Satu Harga di Terminal BBM Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Peresmian penyalur BBM Satu Harga di Sorong ini bersamaan dengan peresmian penyalur BBM Satu Harga lainnya yang dipusatkan di tiga titik yaitu di Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk wilayah Nusa Tenggara. Selain itu, di Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah untuk wilayah Kalimantan dan Sulawesi, dan Aceh Besar, Provinsi Aceh untuk wilayah Sumatera.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan bahwa tujuan dari BBM Satu Harga agar masyarakat mudah mendapatkan BBM serta dengan harga yang sama seperti di Jakarta dan kota-kota lainnya.

“Dengan adanya BBM Satu Harga ini, pertama, masyarakat tidak sulit mendapatkan BBM. Kemudian yang kedua, juga bisa mengurangi potensi-potensi kebocoran,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Pemerintah tidak berhenti dan terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak seperti Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi, dan stakeholders untuk melihat kebutuhan BBM Satu Harga di wilayah lain yang membutuhkan dukungan.

“Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan energi ini dengan seefisien mungkin. Jangan berlebihan, sehingga kita bisa saling mendukung,” pinta Arifin.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan, sesuai amanat dalam Perundang-undangan, BPH Migas mempunyai tugas untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak dan pengangkutan Gas Bumi di seluruh wilayah Indonesia.

“Roadmap Pembangunan penyalur BBM Satu Harga sampai dengan akhir tahun 2024 yaitu terbangunnya 583 penyalur BBM Satu Harga. BPH Migas secara konsisten sejak tahun 2017 mengawal pelaksanaan pembangunan penyalur BBM Satu Harga agar target tersebut dapat tercapai,” terangnya.

Sejak Tahun 2017 hingga saat ini, secara kumulatif capaian pembangunan penyalur program BBM Satu Harga adalah sebanyak 503 Penyalur. Target pembangunan penyalur BBM Satu Harga Tahun 2023 sebanyak 89 penyalur, di mana pada tanggal 24 Agustus 2023 telah dilaksanakan peresmian BBM Satu Harga sebanyak 29 penyalur secara serentak yang dipusatkan di 4 lokasi yaitu di Kabupaten Natuna, Bengkulu Selatan, Sumba Barat Daya dan Jayapura.

“Pada Peresmian tahap 2 ini terdapat 51 penyalur BBM Satu Harga yang diresmikan secara serentak dan dipusatkan pelaksanaannya di 4 lokasi yaitu di TBBM Sorong (26 penyalur di Wilayah Papua dan Maluku), TBBM Krueng Raya Aceh (9 penyalur di Wilayah Sumatera), Kabupaten Alor (11 penyalur di Wilayah Nusa Tenggara) dan Kabupaten Kapuas (5 penyalur di Wilayah Kalimantan dan Sulawesi). Sehingga, untuk realisasi penyalur BBM Satu Harga Tahun 2023 telah terbangun 80 penyalur,” papar Erika.

Untuk wilayah Papua sendiri, target lokasi Pembangunan Penyalur Program BBM Satu Harga Periode Tahun 2017-2024 sebanyak 116 Lokasi. Adapun Jumlah penyalur BBM Satu Harga yang sudah terbangun di Wilayah Papua sampai dengan saat ini adalah 101 Penyalur BBM Satu Harga.

“Semoga dengan beroperasinya Penyalur BBM Satu Harga ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya khususnya untuk masyarakat di wilayah Papua dan Maluku,” tukas Erika.

Sementara itu, Riva berharap dengan adanya BBM Satu Harga ini dapat memberikan berkah dan manfaat serta semakin mempercepat roda perekonomian.

“BBM Satu Harga menjadi amanah dan kontribusi Pertamina dalam menyediakan energi di seluruh pelosok negeri, tidak terkecuali di wilayah 3T. Ini adalah upaya berkelanjutkan demi mewujudkan availability, accessibility, dan affordability energi bagi saudara kita di seluruh pelosok tanah air,” jelas Riva.

Hari ini, secara serentak juga dilakukan peresmian di tiga titik lainnnya, yaitu di Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur oleh Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dan Saleh Abdurrahman; Peresmian di Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah oleh Anggota Komite BPH Migas Yapit Sapta Putra dan Wahyudi Anas; serta peresmian di Aceh Besar, Provinsi Aceh oleh Anggota Komite BPH Migas Abdul Halim dan Harya Adityawarman.

Adapun 26 penyalur BBM Satu Harga yang diresmikan di Sorong, sebagai berikut:
1. SPBU 8697620 di Pulau Pulau Kur, Kab. Tual, Prov. Maluku.
2. SPBU 8697618 di Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kab. Maluku Tenggara, Prov. Maluku.
3. SPBU 8697115 di Pulau Moa, Kab. Maluku Barat Daya, Prov. Maluku.
4. SPBU 8697403 di Kecamatan Wetar, Kab. Maluku Barat Daya, Prov. Maluku.
5. SPBU 8697743 di Bacan Timur Tengah, Kab. Halmahera Selatan. Prov. Maluku Utara.
6. SPBU 8697744 di Kasiruta Barat, Kab. Halmahera Selatan, Prov. Maluku Utara.
7. SPBU 8697753 di Obi Timur, Kab. Halmahera Selatan, Prov. Maluku Utara.
8. SPBU 8697822 di Weda Tengah, Kab. Halmahera Tengah, Prov. Maluku Utara.
9. SPBU 8697823 di Weda Selatan, Kab. Halmahera Tengah, Prov. Maluku Utara.
10. SPBU 8697747 di Tabaru, Kab. Halmahera Barat, Prov. Maluku Utara.
11. SPBU 8697748 di Sulabesi Barat, Kab. Kepulauan Sula, Prov. Maluku Utara.
12. SPBU 8697750 di Sulabesi Timur, Kab. Kepulauan Sula, Prov. Maluku Utara.
13. SPBU 8697751 di Mangoli Timur, Kab. Kepulauan Sula, Prov. Maluku Utara.
14. SPBU 8697749 di Lede, Kab. Pulau Taliabu, Prov. Maluku Utara.
15. SPBU 8699902 di Pasir Putih, Kab. Nduga, Prov. Papua Pegunungan.
16. SPBU 8699903 di Gearek, Kab. Nduga, Prov. Papua Pegunungan.
17. SPBU 8699523 di Benawa, Kab. Yalimo, Prov. Papua Pegunungan.
18. SPBU 8699002 di Eragayam, Kab. Mamberamo Tengah, Prov. Papua Pegunungan
19. SPBU 8698810 di Kamu Utara, Kab. Dogiyai, Prov. Papua Tengah.
20. SPBU 8698905 di Pagaleme, Kab. Puncak Jaya, Prov. Papua Tengah.
21. SPBU 8698906 di Gome, Kab. Puncak. Prov. Papua Tengah.
22. SPBU 8698907 di Omukia, Kab. Puncak, Prov. Papua Tengah.
23. SPBU 8697404 di Wegemuka, Kab. Paniai, Prov. Papua Tengah.
24. SPBU 8698437 di Batanta Selatan, Kab. Raja Ampat, Prov. Papua Barat Daya.
25. SPBU 8698439 di Ayamaru Barat, Kab. Maybrat, Prov. Papua Barat Daya.
26. SPBU 8698438 di Ayamaru Utara Timur, Kab. Maybrat, Prov. Papua Barat Daya.

BAGIKAN

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on telegram
Telegram

Leave a Reply

BERITA TERKAIT